MUNDUR, VAKSINASI COVID-19 DI KOTA PEKALONGAN MULAI FEBRUARI 2021

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kota Pekalongan dijadwalkan mulai Februari 2021 mendatang. Hal ini dikarenakan ada pengunduran jadwal pelaksanan vaksinasi di beberapa kabupaten/kota di Jawa Tengah dengan keterbatasan jumlah dosis vaksin yang diterima. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan,Dr Slamet Budiyanto,SKM,MKes saat dikonfirmasi di ruang kerjanya,Jumat(22/1/2021).

Disampaikan Budi,sapaan akrabnya,bahwa pelaksanaan vaksin tahap I yang diprioritaskan untuk tenaga kesehatan (nakes) di Jawa Tengah ini dibagi menjadi 2 termin, yang disebabkan karena keterbatasan vaksin yang diterima. Dimana,termin I di tingkat Provinsi Jawa Tengah dilaksanakan di Kota Semarang,Kabupaten Semarang dan Kota Surakarta mulai 14 Januari lalu. Sementara, untuk Kota Pekalongan sendiri mendapatkan jadwal pelaksanaan vaksinasi di tahap I termin II menunggu informasi kesiapan vaksin tambahan dari Pemerintah Pusat pada Bulan Februari 2021 mendatang.

“Vaksinasi tahap I ini diprioritaskan untuk tenaga kesehatan (nakes) sebagai garda terdepan penanganan Covid-19. Untuk Kota Pekalongan sendiri, kami sudah mendata nakes untuk menerima vaksinasi sekitar 3.596 orang,namun jumlah ini masih bisa bertambah kembali. Pada pelaksanaan vaksinasi nanti, Kota Pekalongan baru mendapatkan 2.500 dosis vaksin. Sehingga, di pelaksanaan vaksinasi tahap I termin II belum semua nakes menerima vaksin Sinovac Covid-19 tersebut,” terangnya.

Budi menyebutkan, Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Kesehatan setempat telah menunjuk 25 lokasi vaksinasi di Kota Pekalongan terdiri dari 14 puskesmas, 2 klinik kesehatan milik Polri dan TNI, serta 9 rumah sakit yang ada di Kota Pekalongan diantaranya RSUD Bendan, Rumah Sakit Hermina, RS HA Zaky Djunaid,RS Siti Khotijah,RSI Al-Karomah, termasuk RSUD Kraton, dan sebagainya.

“Kami saat ini masih terus melakukan usulan dan juga menugaskan tenaga kesehatan ,dimana dari usulan tersebut nanti, pihak Kemenkes dalam hal ini Badan Pusdiknakes akan memberikan pelatihan vaksinasi secara daring. Setelah menunjuk fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) untuk melaksanakan vaksinasi,maka ada surat pemberitahuan untuk segera mengirimkan nama-nama tenaga kesehatannya untuk dilatih vaksinasi. Seluruh tenaga kesehatan puskesmas yang telah ditunjuk oleh kami,semuanya sudah mengikuti pelatihan,rata-rata ada 3 orang tenaga kesehatan yang diikutkan pelatihan,dan ke depan kami akan meminta masing-masing fasyankes untuk menambah tenaga yang dilatih sebagai vaksinator,” tandasnya. (BatikTV)