CARA MENGOLAH DAN MENYIMPAN DAGING KURBAN, LANGSUNG DIREBUS

Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang masih mewabah menjelang Idul Adha 2022 ini tentu membuat masyarakat khawatir ketika menerima daging kurban nanti. Namun, tak perlu cemas karena Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) Kota Pekalongan memberikan cara agar daging kurban tetap aman dikonsumsi meskipun ternak tersebut sempat positif PMK.
Kepala Dinperpa Kota Pekalongan melalui Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Ilena Palupi mengatakan masyarakat yang mendapat daging hewan ternak baik itu saat Idul Adha, ataupun untuk konsumsi sehari-hari, diminta langsung merebusnya. Ilena mengingatkan bahwa, daging yang diterima tidak boleh dimasukkan ke dalam kulkas ataupun dicuci dengan air karena virusnya bisa menyebar. Daging yang diterima sebaiknya harus langsung direbus dengan air mendidih selama 30 menit untuk mematikan virus yang ada di dalamnya.
Menurutnya setelah daging itu direbus baru boleh diolah dan dimasak sesuai selera. Kemudian untuk plastik pembungkus daging juga tidak boleh langsung dibuang karena virusnya bisa menyebar dan menular ke ternak, melainkan harus lebih dulu dicuci bersih dengan sabun.
Untuk momen Idul Adha, Ilena mengungkapkan harapannya panitia kurban bisa merebus daging kurban terlebih dahulu sebelum membagikannya ke masyarakat, terlebih untuk bagian jeroan.
Dengan langkah tersebut maka virus PMK yang ada di daging hewan ternak tidak terus menyebar dan menginfeksi ternak lain sehingga diharapkan dengan penanganan tepat wabah PMK bisa menghilang. (KINTANA AGHNA/BATIKTV)
Kepala Dinperpa Kota Pekalongan melalui Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Ilena Palupi mengatakan masyarakat yang mendapat daging hewan ternak baik itu saat Idul Adha, ataupun untuk konsumsi sehari-hari, diminta langsung merebusnya. Ilena mengingatkan bahwa, daging yang diterima tidak boleh dimasukkan ke dalam kulkas ataupun dicuci dengan air karena virusnya bisa menyebar. Daging yang diterima sebaiknya harus langsung direbus dengan air mendidih selama 30 menit untuk mematikan virus yang ada di dalamnya.
Menurutnya setelah daging itu direbus baru boleh diolah dan dimasak sesuai selera. Kemudian untuk plastik pembungkus daging juga tidak boleh langsung dibuang karena virusnya bisa menyebar dan menular ke ternak, melainkan harus lebih dulu dicuci bersih dengan sabun.
Untuk momen Idul Adha, Ilena mengungkapkan harapannya panitia kurban bisa merebus daging kurban terlebih dahulu sebelum membagikannya ke masyarakat, terlebih untuk bagian jeroan.
Dengan langkah tersebut maka virus PMK yang ada di daging hewan ternak tidak terus menyebar dan menginfeksi ternak lain sehingga diharapkan dengan penanganan tepat wabah PMK bisa menghilang. (KINTANA AGHNA/BATIKTV)