Ribuan UMKM di Pekalongan Berhasil Berkembang Pasca Pandemi

Kab Pekalongan - Ribuan UMKM bisa bertahan dan tumbuh disaat pandemi,mereka mengaku terbantu dengan adanya kredit lunak berbasis komunitas. Kondisi umkm dan ultra  mikro sempat mengalami goncangan selama pandemi covid-19.

Hingga saat ini sejumlah pelaku umkm  tengah mencoba untuk bangkit kembali usai pandemi mereda. Ribuan pelakunya umkm dan ultra mikro mengaku berhasil bertahan selama pandemi covid-19, bahkan ada yang berhasil mengembangkan usahanya. Mereka mengaku tertolong dengan adanya kredit lunak berbasis kelompok.

Konsep pemerian kredit basis kelompok digunakan untuk membangun karakter nasabah agar disiplin dan tertib dalam memenuhi kewajibannya. Lembaga pemberi kredit juga berkewajiban melakukan pendampingan dan pelatihan kepada nasabah agar usahanya berkembang.

Dijelaskan wakil pimpinan PNM Cabang Tegal Ramadhan Firmansyah bahwa PT permodalan nasional Madani persero, Cabang Kantor Tegal, telah memiliki 390 ribu nasabah pelaku usaha, dengan 1900 tenaga pendamping.  Diharapkan tahun 2024 mampu menumbuhkan nasabah dan melakukan pendampingan hingga 450 ribu pelaku umkm dan usaha ultra mikro.
(Seiv/Batik TV)